Jumat, 05 Februari 2016

Penyakit Diare Yang Sering Timbul DiMasyarakat Dan Cara Pencegahannya



Penyakit Diare Yang Sering Timbul DiMasyarakat
Dan Cara Pencegahannya
Patofisiologi/Perjalanan Penyakit
Penyakit ini dapat terjadi karena kontak dengan tinja yang terinfeksi secara langsung, seperti:
1.      Makan dan minuman yang sudah terkontaminasi, baik yang sudah dicemari oleh serangga atau terkontaminasi oleh tangan kotor.
2.      Bermain dengan mainan terkontaminasi apalagi pada bayi sering memasukkan tangan/mainan/apapun kedalam mulut. Karena virus ini dapat bertahan dipermukaan udara sampai beberapa hari.
3.      Penggunaan sumber air yang sudah tercemar dan tidak memasak air dengan air yang benar.
4.      Tidak mencuci tangan dengan bersih setelah selesai buang air besar.

Penyebab Timbulnya Penyakit Diare
Penyakit Diare ditimbulkan oleh
         Makan tanpa cuci tangan dengan sabun
         Minum air mentah
         Makan makanan yang dihinggapi lalat
         Keracunan makanan
         Beberapa infeksi virus tetapi juga sering kali akibat dari racun Bakteri.
         Mengkonsumsi alkohol yang berlebihan, terutama dalam seseorang yang tidak cukup
            makanan.
Gejala Timbulnya Diare
Beberapa gejala penyakit diare dapat langsung dikenali atau dirasakan oleh penderita. Di antara gejala tersebut adalah:
a)       Buang air besar terus menerus disertai dengan rasa mulas yang berkepanjangan
b)       Tinja yang encer dengan frekuensi 4 x atau lebih dalam sehari
c)       Pegal pada punggung, dan perut sering berbunyi
d)       Mengalami dehidrasi (kekurangan cairan tubuh)
e)       Diare yang disebabkan oleh virus dapat menimbulkan mual dan muntah-muntah
f)        Badan lesu atau lemah
g)       Panas
h)       Tidak nafsu makan
i)         Darah dan lendir dalam kotoran

Pencegahan Diare
Penyakit diare dapat dicegah melalui :
1)      Menggunakan air bersih
Tanda-tanda air bersih :
a.    Tidak berwarna
b.    Tidak berbau
c.    Tidak berasa
2)      Memasak air sampai mendidih sebelum diminum untuk mematikan sebagian besar kuman penyakit.
3)      Membuang tinja bayi dan anak-anak dengan benar.

Pencegahan muntaber bisa dilakukan dengan mengusahakan lingkungan yang bersih dan sehat.
1.      Usahakan untuk selalu mencuci tangan sebelum menyentuh makanan.
2.      Usahakan pula menjaga kebersihan alat-alat makan.
3.      Sebaiknya air yang diminum memenuhi kebutuhan sanitasi standar di lingkungan tempst tinggal. Air dimasak benar-benar mendidih, bersih, tidak berbau, tidak berwarna dan tidak berasa.
4.      Tutup makanan dan minuman yang disediakan di meja.
5.      Setiap kali habis pergi usahakan selalu mencuci tangan, kaki, dan muka.
6.      Biasakan anak untuk makan di rumah dan tidak jajan di sembarangan tempat. Kalau bisa membawa makanan sendiri saat ke sekolah
7.      Buatlah sarana sanitasi dasar yang sehat di lingkungan tempat tinggal, seperti air bersih dan jamban/WC yang memadai.
8.      Pembuatan jamban harus sesuai persyaratan sanitasi standar. Misalnya, jarak antara jamban (juga jamban tetangga) dengan sumur atau sumber air sedikitnya 10 meter agar air tidak terkontaminasi. Dengan demikian, warga bisa menggunakan air bersih untuk keperluan sehari-hari, untuk memasak, mandi, dan sebagainya.